Entah berapa abad jemari membeku
Mengaku bersama kemandekan pikiran
Hemat, ketidakpuasan, sampai unek2 berkumpul
Melapuk di gudang belakang.
Sungguh mengerikan.
Wahai intuisi yang telah lama tenggelam
Tidakkah kau lihat aku yang mulai bergairah kembali ?
Tidakkah kau ingin kembali bercumbu bersamaku ?
Duhai imaji yang
terlampau lelap
Dekap aku seerat kau bisa
Hingga aku jadi dirimu.
Mari kita berdendang di tengah samudra kredo kata
Tak peduli aturan kebahasaan
Tak risaukan segala soal selera
Hanya menulis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar